Keunggulan Sepatu Ceker Ayam Merek Hirka



Sepatu yang terbuat dari kulit sapi tentunya sudah biasa, namun bagaimana dengan sepatu yang terbuat dari ceker ayam? Ya, ceker ayam ternyata tak hanya dijadikan sebagai bahan makanan, namun juga bisa disulap menjadi sepatu berkualitas baik dan unik. Salah sepatu yang terbuat dari kulit ceker ayam ialah sepatu Hirka. Berikut ini beberapa keunggulan sepatu ceker ayam yang perlu Anda ketahui.

Asal Muasal

Sebelum mengetahui lebih lanjut mengenai keunggulan sepatu Hirka, mari berkenalan dengan sejarah dan asal muasal sepatu Hirka. Ide sepatu unik ini pertama kali dicetuskan oleh Nurman Farieka Ramdhani, seorang pemuda Bandung yang kreatif menyulap kulit ceker ayam menjadi bahan baku sepatu dengan kualitas terbaik dan memiliki nilai jual tinggi.
Sebenarnya, ide tersebut sudah dikembangkan oleh ayah Nurman yang kemudian membawanya ke Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik di Yogyakarta. Penelitian tersebut memakan waktu selama setahun untuk mencari formula bahan sepatu yang berkualitas.
Tepat pada awal tahun 2017, Nurman lantas meluncurkan sepatu berbahan ceker ayam tersebut dengan merek Hirka Shoes. Hirka dalam bahasa Turki berarti dicintai dan diharapkan Hirka bisa memberikan manfaat untuk banyak orang dan dicintai oleh berbagai kalangan.

Kualitas

Meski terbuat dari ceker ayam, sepatu terbilang kuat dan memiliki daya tahan yang baik. Selain itu, sepatu Hirka ini juga menggunakan produk-produk yang aman dan seluruhnya asli buatan tangan pengrajin lokal Indonesia. Sehingga mampu menghidupkan perekonomian masyarakat.
Selain itu, desain yang ditampilkan oleh sepatu Hirka ini berbeda dengan desain sepatu lainnya karena mereka membuat desain tersebut sendiri. Selain desain modern, warna dan motif sepatu Hirka dengan perpaduan tekstur kulit ceker ayam membuat sepatu ini semakin elegan, trendi, serta gaya. Sepatu ini pun cocok untuk segala acara mulai dari formal, kantor, hingga kasual.

Peduli Lingkungan

Di mulai dari keprihatinan Nurman dengan keberadaan hewan-hewan seperti ular dan buaya yang kerap dikuliti untuk dijadikan tas dan sepatu, Nurman pun kemudian memikirkan bahan pengganti yang tak merusak keberadaan hewan dan keberlangsungan rantai makanan. Pilihannya pun jatuh pada ceker ayam.
Sebelumnya, Nurman pernah mencoba menggunakan kulit ikan nila, kakap, dan lainnya untuk bahan sepatu. Namun, tekstur kulit ikan kurang menonjol dibandingkan ceker ayam. Selain itu, Nurman juga bekerja sama dengan restoran-restoran yang tidak membuang bagian ceker ayam sehingga menjadi limbah.
Nurman berpikir bahwa daripada menambah limbah rumah tangga, sebaiknya ia menggunakan limbah ceker ayam itu sebagai bahan sepatu yang bermanfaat untuk banyak orang.

Harga

Untuk harga yang ditawarkan, Nurman membanderol sepasang sepatu berbahan ceker ayam miliknya seharga mulai dari Rp400.000,- hingga jutaan rupiah. Meski terbilang mahal untuk sepatu lokal, hal ini dikarenakan produksi pengolahan ceker ayam menjadi bahan sepatu yang masih mahal membuatnya harus menaikan harga penjualan.
Sebab, dari 20 kilogram ceker ayam, hanya bisa digunakan untuk membuat 20 hingga 30 pasang sepatu. Sedangkan untuk pembuatan bahan bakunya saja, diperlukan waktu hingga 10 hari. Proses yang masih tradisional juga menjadikan sepatu berbahan ceker ayam milik Hirka ini unik dan tak sama dengan sepatu yang dibuat menggunakan mesin atau pabrikan.
Setiap minggunya, Nurman hanya memproduksi maksimal 4 pasang sepatu ceker ayam dan pangsa pasar sasarannya ialah kalangan menengah ke atas. Kini Nurman memiliki galeri sepatu Hirka yang terletak di kawasan Regol, Jalan Mochamad Toha, Bandung. Bagi Anda yang malas untuk belanja offline bisa membeli sepatu Hirka ini di Blibli.com.

Belum ada Komentar untuk "Keunggulan Sepatu Ceker Ayam Merek Hirka"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel